Selasa, 06 Januari 2015

Decision dan Looping pada Java


Hai hai ..

Setelah tipe data dan console data, kali ini saya akan membahas tentang Decision Process dan Looping Process . Pastinya tau dong yah maksud dari decision dan looping disini apa . Decision adalah comment yang berfungsi untuk memutuskan sesuatu, sedangkan looping adalah comment yang berfungsi untuk mengulang comment comment yang sudah ada . Lebih lanjurnya, silahkan di liat dibawah ini : 

Terdapat 3 jenis syntax decision pada Java, yaitu:

1. If-Else,
contoh: 

if(i>=40) 
{
    // 40 ke atas
 }

else if(i>=0 && i<=20) 
{
    // 0 sampai 20
 }

else 
{      
    // selain keduanya
 }

2. Switch-Case.
contoh:

switch(i) 
{
        case 1: case 2: case 3: // 1, 2, dan 3
        break;
        
        case 7:// 7 saja
        case 9:// 7 dan 9
        break;
        
        default: // selain 1, 2, 3, 7, dan 9
        break;
}

3. Ternary Operator, contoh:

int i2 = ( i > 10 ? 3 : 2 );

4. Try-Catch-Finally.
contoh:

Console console = System.console();
String line = console.readLine();
int val = 0;
try {
        val = Integer.parseInt(val);
      }
         catch (Exception ex)  // atau NumberFormatException
         {    
                  System.err.println("angka tidak valid”);
         }

         System.out.println("nilai val adalah " + val);


Nah yang di atas adalah beberapa macam decision, sekarang kita bahas untuk yang looping .

Terdapat 4 jenis syntax looping pada Java, yaitu:

1. while 
yaitu looping dengan pemeriksaan di awal, contoh:

x=8; while(x>2) 
{
         x -= 2;
         System.out.print(x);
}

2. dowhile,
yaitu looping dengan pemeriksaan di akhir, minimal dijalankan 1x,
contoh:

x=9; do 
{
    System.out.print(x);
    x /= 2;
 } 

while(x>1);

3. for;;
yaitu looping dengan inisialisasi, syarat dan increment/decrement, contoh:

for(int z=1;z<9;z+=2) 
{
      System.out.print(z);
 }

4. for:
yaitu looping untuk array atau parameter varargs, contoh:

class Test 
{
    public static void main(String[] args) 
    {
         for(String s: args) System.out.println( s );
    }
// jalankan program dengan perintah: java Test 1 dua ‘ti ga’ "em’pat"

Senin, 05 Januari 2015

Console Input/ Output pada Java

Hai guys !!

Kali ini saya akan membahas tentang input dan output pada java . Java bukan bahasa pemrograman untuk console, sehingga terdapat beberapa cara agar kita bisa mendapatkan input dari console, salah satunya yang akan kita beri contoh adalah menggunakan BufferedReader class :

1. Kita tambahkan satu baris perintah dibawah ini agar class bisa berjalan :
import java.io.BufferedReader
 Class BufferedReader adalah kelas abstrak yang menangani baca tulis ke suatu media. 

2. Class ini membutuhkan class lain sebagai pekerjanya, yaitu InputStreamReader. DanInputStreamReader membutuhkan media tempat baca tulis dilakukan, yaitu System.in. Semua ini bisa dituliskan dalam satu perintah yaitu :  
BufferedReader br = new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));  
Di sini variabel br merupakan objek yang merupakan jelmaan dari class BufferedReader.  

3. Untuk memerintahkan Java mengambil input dari user, kita gunakan fungsi readline() yang terdapat pada class BufferedReader, dalam hal ini terealisasi pada objek br.  
nama = br.readLine();  

4. Karena kita berhubungan langsung dengan sistem IO (input-output) komputer yang harus diasumsikan tidak pasti (misalnya ada masalah pada sistem keyboard, atau komputer sedang bekerja berat sehingga input dari user tidak bisa diambil), kita harus menempatkan fungsi readLine() pada klausa:
try { ... } catch (IOException ioe) { ... }  
Perintah di dalam try { ... } adalah perintah yang kita ingin jalankan pada situasi yang "mungkin" tidak berhasil.  

Parameter pada catch, yaitu IOException ioe adalah jenis kesalahan yang ingin kita tangkap. Dalam hal ini kita ingin menangkap adanya kesalahan IO, yaitu kesalahan yang bertipe IOException.  

Perintah di dalam catch { ... } adalah perintah yang akan dilakukan apabila kesalahan ditangkap. Jika tidak ada kesalahan IO yang ditemukan, maka bagian ini akan dilewatkan (tidak dijalankan).


Beberapa perbedaan dalam penulisan input output pada java tersebut meskipun lebih rumit tetapi memiliki keunggulan yakni mampu menangkap segala bentuk kondisi yang memungkinkan untuk membatalkan perintah sehingga menghindari program tidak crash atau error.

Berikut berbagai macam alternatif class yang bisa digunakan :

1. Scanner class, contoh:
import java.util.Scanner; // di luar class
Scanner scan = new Scanner(System.in);
String s = scan.next();
int i = scan.nextInt();


2. DataInputStream class, contoh:
import java.io.DataInputStream; // di luar class
DataInputStream dis = new DataInputStream(System.in);
int i = dis.readInt();

3. Console Class, contoh:
import java.io.Console; // di luar class
Console console = System.console();
String s = console.readLine();
int i = Integer.parseInt(console.readLine());


Terdapat beberapa cara untuk mencetak pada console, diantaranya:

1. System.out.print, untuk mencetak tanpa ganti baris, contoh:
System.out.print("hai");
System.out.print(123);

2. System.out.println, untuk mencetak dan diakhiri ganti baris, contoh:
System.out.println("hai");
System.out.println(123);

3. System.out.printf, untuk mencetak dengan format, contoh:
System.out.printf("%s %d \n %.2f", "hai", 123, 45.678 );
System.out dapat diganti dengan System.err untuk mencetak pada output kedua
(stderr, standard error). Untuk mencetak dengan format sesuai terminal, System.out dapat
diganti dengan System.console().writer(), contoh:
import java.io.Console; // di luar class
import java.io.PrintWriter; // di luar class
Console console = System.console();
char[] pwd = pw.readPassword("Masukkan password: ");
PrintWriter out = console.writer();
out.println("Password anda: " + pwd);


Macam Macam Tipe Data di Java



Hai guys !!
Setelah kemarin kemarin kita udah bahas tentang cara instal JDK dan IDE,, sekarang kita coba pahamin dulu nih tentang macam macam data yang ada pada java .Tipe data java sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu tipe data dasar dan tipe data bentukan (komposit) . Untuk lebih detailnya simak yah ..





1. Tipe Data Primitive / Dasar

     Tipe data dasar merupakan tipe data utama dalam pemrograman java . Tipe data ini terbagi menjadi 8 tipe, yaitu :

a. Byte Integer
   Byte integer atau disingkat byte umumnya digunakan pada saat kita bekerja dengan sebuah data stream dari suatu file maupun jaringan, yaitu untuk kepeluan proses membaca/menulis. Selain itu, tipe ini juga digunakan saat bekerja dengan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe-tipe lain yang didefiniskan di dalam Java. Ukuran byte yaitu 8-bit yang nilainya dari -128 sampai 127.  

b. Short Integer
    Short integer atau di singkat short umumnya diaplikasikan pada komputer-komputer 16-bit, yang saat ini semakin jarang keberadaanya . Nilainya berkisar antara -32768 sampai 32767 .

c. Integer
    Integer atau di singkat int merupakan tipe yang paling banyak dipakai dalam merepresentasikan angka dalam Java, dikarenakan dianggap paling efisien dibandingkan dengan tipe-tipe integer lainnya. Tipe Int banyak digunakan untuk indeks dalam struktur pengulangan maupun dalam konstruksi sebuah array.Selain itu, secara teori setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer (byte, short, int, long) semuanya akan dipromosikan ke int terlebih dahulu sebelum dilakukan proses perhitungan. int di aplikasikan pada komputer 32-bit dengan nilai antara -2147483648 sampai 2147483647 . 

d. Long Integer
    Long integer atau di singkat long digunakan untuk kasus-kasus tertentu yang nilainya berada di luar rentang tipe int, karna tipe ini punya range paling tinggi dibanding Integer lainnya. Dengan kata lain, tipe long terpaksa digunakan jika data memiliki range diluar range int . long berukuran 64-bit dengan selang -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807 .

e. Floating-point
    Floating-point atau di singkat float menggunakan 32-bit dengan selang 3.4E-038 sampai 3.4E+038. Tipe data ini merupakan tipe data dengan tingkat ketelitian cukup besar. Bisa digunakan dalam penghitungan suatu besaran yang membutuhkan ketelitian sepersepuluh.

f. Double precision floating-point
   Double precision floating-point atau di singkat double menggunakan 64-bit dengan selang 1.7E-308 sampai 1.7E+308. Tipe data ini juga memiliki tingkat ketelitian yang besar dan sangat cocok digunakan dalam penghitungan besaran trigonometri, akar perpangkatan, dsb.

g. Character
    Character atau disingkat char merupakan tipe data yang diambil dari karakter unicode, berupa huruf alfabet, angka, tanda baca, atau pun karakter spesial. Dalam menuliskannya juga membutuhkan single quote (‘ ‘).

h. Boolean
   Tipe data boolean ini hanya mempunyai dua nilai, yaitu benar (true) atau salah (false).

2. Tipe Data Referensi

a. Class
Class tidak jauh berbeda dengan tipe data sederhana. Perbedaannya, tipe data sederhana digunakan untuk mendeklarasikan variabel ‘normal’, sedangkan class digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang berupa objek. Variabel yang berupa objek ini sering disebut dengan referensi objek (object reference).
Pada saat kita membuat sebuah kelas baru. Sekali didefiniskan, maka tipe data baru ini dapat digunakan untuk membuat suatu objek dari tipe tersebut. Dengan kata lain, class adalah pola (template) untuk pembuatan objek, dan objek adalah wujud nyata (instance) dari sebuah class. 
b. Array
Tipe data ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif.
Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang memiliki tipe data sama didalam sebuah blok memori yang berdekatan yang kemudian dibagai menjadi beberapa slot.

c. Interface 
Interface merupakan sekumpulan method yang hanya memuat deklarasi dan struktur method, tanpa detail implementasinya. Sedangkan detail dari method tersebut berada pada class yang mengimplementasikan interface tersebut. Interface digunakan bila Anda ingin mengaplikasikan suatu method yang spesifik,  yang tidak diperoleh dari proses inheritance yang lebih terbatas. Tipe data yang boleh pada interface hanya tipe data konstan.

Cara Install Dropbox di Windows 7


Hai hai !!

Kali ini kita akan membahas tentang salah satu aplikasi yang digunakan untuk menyimpan data atau file file kita di internet . Kalau kalian pengguna gmail, pasti tau kan sama aplikasi Google Drive ? Yap ! Kali ini kita membahas tentang aplikasi yang mirip mirip sama Google Drive namanya adalah Dropbox . Dropbox menjadi salah satu aplikasi yang sering digunakan untuk membackup data ataupun menyimpan data data yg penting di internet . Selain penggunaannya yang cukup mudah, dan tidak harus memiliki akun gmail, kalian juga bisa mendapatkan BONUS KUOTA penyimpanan sampai 16Gb hanya dengan mengajak teman untuk menggunakan dropbox !! Oke untuk lebih jelasnya silahkan disimak ..

1. Pertama yang pasti buat akunnya dulu, kalian bisa daftar di sini Dropbox .

2. Setelah itu sign up / daftar dengan mengisi nama, email dan password


3. Setelah daftar, maka agar file dropbox kita terhubung dengan komputer atau laptop yang kita gunakan, maka kalian harus mendownload filenya terlebih dahulu disini, maka akan muncul tampilan berikut ..


4. Setelah proses download selesai, maka sekarang saatnya install dan tunggu beberapa saat ..

 

5. Daannn ... Selesai !! Setelah ada folder baru yang terbentuk dengan nama dropbox dan terdapat icon kecil di pojok kanan bawah desktop anda, maka akun dropbox anda telah terhubung ..